GANGGUAN KEHAMILAN YANG SERING TERJADI

Setiap kehamilan merupakan pengalaman yang unik bagi seorang wanita, dan setiap kehamilan yang dialami oleh seorang wanita pasti akan berbeda dengan kehamilan sebelumnya.

Davis (1996) menyatakan bahwa sebagian besar rasa tidak nyaman yang dialami ibu selama kehamilan berkaitan dengan perubahan hormonal dan perubahan fisik yang terkait dengan pertumbahan uterus.

Mual dan Muntah

Mual dan muntah terjadi pada 50% wanita hamil. Penyebab pastinya belum dapat dijelaskan, tetapi terdapat anggapan bahwa hal ini terjadi akibat kombinasi perubahan hormonal,adaptasi psikologis, dan faktor neurologis.

Anjuran untuk ibu: memakan biscuit atau cracker dengan segelas air sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, menghindari makanan yang pedas dan berbau tajam, serta makan sedikit tetapi sering.

Pola makan sedikit, tetapi sering dapat membantu mempertahankan kadar gula darah tubuh, sedangkan minum air diantara waktu makan  dapat membantu mempertahankan hidrasi tubuh.

Mual dan muntah biasanya membaik pada usia gestasi kira-kira 16 minggu, tetapi sejak usia kehamilan awal hingga 16 minggu tersebut, mual dan muntah biasanya dapat menyebabkan kelemahan pada ibu sehingga mempengaruhi aktivitas hidupnya sehari-hari.

Sebagian kecil ibu hamil, 0,3-2% akan mengalami kondisi yang lebih serius yang disebut hiperemesis Gravidarum. Kondisi ini membutuhkan rujukan yang cepat ke dokter.

Konsumsi diet seimbang yang terdiri atas seluruh kelompok makanan dalam proporsi yang adekuat sebelum konsepsi dapat membantu menurunkan kemungkinan ternyadinya hiperemesis.

Perubahan Payudara

Perubahan payudara sering kali menjadi salah satu perubahan pertama yang disadari oleh ibu berkaitan dengan kehamilannya. Sering kali payudara menjadi lebih lunak dan terasa penuh akibat perubahan hormonal. Terjadi peningkatan hormone estrogen yang merupakan alat untuk penyimpanan lemak sebagai persiapan laktasi. Sirkulasi vaskular meningkat, puting susu membesar, dan terjadi hiperpigmentasi areola.

Nyeri Punggung

Nyeri punggung merupakan gangguan yang banyak dialami oleh ibu hamil yang tidak hanya terjadi pada trimester tertentu, tetapi dapat dialamisepanjang masa kehamilan hingga periode pascanatal. Wanita yang pernah mengalami nyeri punggung sebelum kehamilan berisiko tinggi mengalami hal yang sama ketika hamil.

Nyeri punggung pada kehamilan dapat terjadi akibat pertumbuhan uterus yang menyebabkan perubahan postur, dan juga akibat pengaruh hormone releksin terhadap ligament.

Langkah sederhana untuk mengatasi nyeri punggung adalah :

  • Mempertahankan postur yang baik
  • Menggunakan posisi yang tepat ketika mengangkat sesuatu yang berat
  • Tidak berdiri terlalu lama
  • Latihan panggul
  • Penggunaan korset maternitas
  • Diet sehat
  • Latihan fisik teratur seperti berjalan, berenang

Kram Tungkai

Kram yang merupakan kontraksi tiba-tiba pada otot betis, sering terjadi pada kehamilan trimester ketiga. Merupakan hal yang biasa bagi ibu hamil terbangun di malam hari dan merasakan nyeri pada bagian betis keesokan harinya. Kram ini dapat disebabkan karena penurunan kadar kalsium terionisasi dalam serum dan peningkatan kadar fosfat.

Untuk mengurangi risiko terjadinya kram di malam hari, dianjurkan ibu melakukan latihan peregangan tungkai sebelum tidur, penyesuaian diet dengan mengurangi asupan susu, minuman ringan, dan makanan siap santap.

Ketika mengalami kram tungkai, ibu dianjurkan untuk menekuk kaki kea rah yang berlawanan.

Sakit Kepala

Ibu hamil sering mengeluh sakit kepala selama kehamilan dan hal ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain:

  • Perubahan hormonal
  • Sinusitis
  • Tegangan pada mata
  • Keletihan
  • Perubahan emosional

Sakit kepala dapat terjadi kapan saja selama kehamilan, tetapi jika sakit kepala terjadi pada trimester ketiga dan disertai dengan peningkatan tekanan darah dan atau proteinuria, bantuan medis harus segera diberikan.

Keletihan

Keletihan merupakan kondisi yang mempengaruhi ibu tidak hanya selama kehamilan, tetapi juga selama periode pascanatal. Kelelahan dapat disebabkan oleh stress persalinan dan tuntutan fisik untuk merawat bayinya, yang mengakibatkan terganggunya pola tidur. Keletihan yang terjadi pada trimester pertama dapat terjadi akibat perubahan hormonal dan proses organogenesis. Factor ini menyebabkan ibu merasakan kantuk yang luar biasa. Kondiosi ini akan hilang pada trimester kedua dan muncul lagi pada trimester ketiga. Pada trimester ketiga, keletihan ini dapat berkaitan dengan peningkatan berat badan, yang menyebabkan kesulitan bergerak dan peningkatan kebutuhan metabolisme tubuh dalam rangka persiapan persalinan dan menyusui.

Konstipasi


Konstipasi dapat menjadi kondisi yang sangat tidak nyaman dan menimbulkan stres. Ibu hamil sering mendapat terapi zat besi oral untuk anemia, dan hal yang merupakan salah satu penyebab umum terjadinya konstipasi. Diet tinggi serat dapat membantu mencegah dan mengatasi masalah ini. Penting juga bagi ibu untuk mendapatkan asupan cairan yang adekuat agar feses dapat tetap lunak dan memudahkan defekasi. Jika konstipasi bersifat persisten , dapat terjadi hemoroid yang disebabkan oleh aktivitas mengejan ketika berdefekasi, dan hal ini menimbulkan kesulitan tersendiri pada proses persalinan. Hemoroid dapat menimbulkan rasa nyeri dan perdarahan sehingga mencegah terjadinya hemoroid harus menjadi tujuan penatalaksanaan konstipasi.

 

Faktor Emosional

Ketidakstabilan emosional banyak terjadi selama kehamilan. Hal ini disebabkan oleh tidak hanya perubahan hormonal, tetapi terdapat juga ketidaknyamanan fisik  yang dirasakan akibat berbagai gangguan kehamilan yang terjadi.

 

Source : Myles textbook for midwives

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s